Kegiatan penggalangan dana ini dilaksanakan sebagai respon cepat terhadap bencana alam yang melanda sejumlah daerah di Sumatera, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Musibah yang terjadi telah berdampak pada kerusakan infrastruktur, hilangnya mata pencaharian, serta memaksa masyarakat setempat tinggal di lokasi pengungsian.
Ketua Kwarcab Merangin, Kak BRIPKA (Purn) Ahmad Fahmi, S.H., M.H, menyampaikan apresiasi serta dukungan penuh atas inisiatif yang diambil Pramuka Peduli. Menurut beliau, aksi kemanusiaan ini merupakan bentuk nyata kontribusi Gerakan Pramuka dalam membantu masyarakat, khususnya saat terjadi bencana.
“Saya sangat mendukung kegiatan penggalangan dana yang dilaksanakan Pramuka Peduli Kwarcab Merangin. Ini merupakan cerminan bahwa Pramuka selalu hadir untuk masyarakat, terutama mereka yang sedang menghadapi musibah. Nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma harus terus kita hidupkan melalui tindakan nyata seperti ini,” ujar Kak Ahmad Fahmi.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa Gerakan Pramuka bukan sekadar organisasi pendidikan nonformal, namun juga wadah pembentukan karakter yang menempatkan sikap peduli sebagai bagian utama dari pengabdiannya kepada masyarakat.
Sementara itu, Ketua Pramuka Peduli Kwarcab Merangin, Kak Darmakun, menyampaikan bahwa seluruh anggota Pramuka Peduli telah siap untuk bergerak di lapangan, termasuk melakukan komunikasi dengan masyarakat, relawan, dan donatur.
“Kami siap membantu dan meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana, baik di Aceh, Sumatera Utara, maupun Sumatera Barat. Semoga melalui kegiatan ini kita dapat menghimpun bantuan yang maksimal sehingga bisa segera disalurkan kepada mereka yang membutuhkan,” terang Kak Darmakun.
Beliau
juga menambahkan bahwa kegiatan penggalangan dana ini melibatkan unsur-unsur
Pramuka Penegak dan Pandega, serta dukungan dari para Andalan Kwarcab dan
relawan lain yang turut menggerakkan simpati masyarakat.
Penggalangan dana ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan solidaritas dan kepedulian kemanusiaan, sekaligus memperkuat peran Gerakan Pramuka dalam membantu penanganan bencana di tanah air. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi anggota Pramuka dalam memahami pentingnya gotong royong, empati, dan pelayanan terhadap sesama.(gito/pusdatin/kwrcb/mrgn)
Posting Komentar